Blog - November 26, 2022

Mencoba Autonomous Electric Vehicle Di BSD City

Berbicara tentang perkembangan teknologi digital yang semakin cepat telah menciptakan sebuah lompatan besar secara global yang sangat fundamental dan melahirkan inovasi secara besar-besaran serta berdampak luas terhadap tatanan kehidupan manusia serta mendorong terjadinya disrupsi digital yang semakin cepat.

Teknologi tidak hanya dapat dilihat dari satu dimensi saja, perkembangan yang semakin cepat saat ini juga telah berkontribusi positif bagi kehidupan manusia yang semakin kompleks multidimensi di setiap kehidupan manusia. Perkembangan teknologi sudah mencapai Revolusi Industri 4.0 yang menjadi lompatan besar dalam perkembangan teknologi adalah dengan berkembangnya big data, kecerdasan buatan (artificial intelligence-AI), blockchain, dan teknologi finansial (fintech).

Secara umum, teknologi tersebut bukanlah sebuah teknologi yang baru, namun telah lahir beberapa dekade yang lalu, akan tetapi pada beberapa tahun terakhir teknologi tersebut telah mengalami lompatan besar dan membawa perubahan yang sangat drastis kepada kehidupan manusia yang berdampak langsung terhadap dimensi sosial ekonomi, yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.

Suka atau tidak suka, pada kenyataannya saat ini banyak aspek dari kemajuan teknologi pada revolusi industri 4.0 telah menjadi cikal bakal bagi lahirnya revolusi radikal di berbagai bidang, seperti transportasi, transaksi jual beli, komunikasi dan pemerintahan.

Perkembangan Revolusi Industri 4.0 dikenal juga sebagai transformasi digital yang secara global telah memunculkan sebuah tren baru yang dikenal dengan Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan internet sebagai infrastruktur yang menghubungkan benda fisik dengan jaringan virtual secara berkesinambungan.

Bahkan perkembangan teknologi transportasi pun mengalami proses digitalisasi yang semakin maju dan telah menjamur diberbagai negara-negara maju. Pemanfaatan Internet of Things (IoT) pada bidang trasportasi mengahasilkan kendaran tanpa awak Autonomous Electric Vehicle (AV) yang mamadukan perkembangan teknologi digital dan menggunakan tenaga listrik berbasis baterai yang ramah lingkungan.

Pengoperasian Autonomous Elctric Vehicle (AV) pertama kali di Indonesia di lakukan di BSD City merupakan kelanjutan dari kemitraan strategis antara Sinar Mas Land dan Mitsubishi Corporation, didukung pendanaan dari JICA, Mitsubishi Corporation bersama dengan MACNICA Inc.

Autonomous Elctric Vehicle (AV) yang di uji coba di BSD City memiliki nama Navya Autonom® Shuttle yang memiliki penggerak listrik dan battery pack berkapasitas 33 kWh yang dapat bertahan selama 9 jam. Kendaraan listrik tersebut memiliki kapasitas penumpang 15 orang, dengan pembagian 11 duduk dan 4 berdiri.

Navya Autonom® Shuttle sudah dilengkapi dengan beragam sensor mulai dari pemanfaatan GNSS (Global Navigation Satellite Systems), dan sensor LIDAR (Light Radar) yang digabungkan dengan kamera resolusi tinggi untuk big data analysis, yang kemudian akan diproses oleh komputer yang memiliki spesifikasi tinggi tertanam di dalam mobil.

Buat kamu yang mau mencoba menaiki dan penasaran dengan Navya Autonom® Shuttle hanya perlu melakukan pendaftaran dan mengisi survei sebelum dan sesudah menikmati kendaraan, melalui aplikasi OneSmile yang tersedia di Apple App Store maupun Google Playstore.

Ayo segera coba Navya Autonom® Shuttle agar kamu sama seperti awalpermata yang sudah turut merasakan kecanggihan perkembangan teknologi Autonomous Elctric Vehicle (AV) yang perkembangannya semakin pesat.

Leave a comments

error: Content is protected !!